Hak Yang sulit terpenuhi

Anak dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dilepaskan dari kegiatan hiburan. Untuk itu, orang tua sering menganggap itu merupakan salah satu factor yang dapat menyebabkan anak-anaknya tidak dapat konsentrasi dalam belajar. Tetapi apakah orang tua itu mengetahui itu merupakan salah satu hak-hak anaknya dari beberapa hak seperti hak untuk memperoleh identitas, kebebasan, pendidikan, pelayanan kesehatan, hiburan, dan perlindungan. Karena dari hak-hak itu hati anak akan merasa lebih tenang dan tentram.

Selain hak untuk mendapat hiburan hak-hak anak yang harus lebih diutamakan adalah hak untuk mendapatkan pendidikan dan perlindungan. Tapi pada pembahasan kali ini penulis hanya akan membahas hak untuk mendapatkan pendidikan.

Jaman sekarang ini untuk mendapatkan pendidikan sangatlah susah, apalagi biaya pendidikan yang makin lama makin mahal. Walaupun pemerintah sekarang telah mencanangkan wajib belajar 9 tahun, tetapi masih banyak anak-anak yang berada diluar sana yang belum mendapatkan pendidikan secara layak dan maksimal, terutama anak-anak yang berada di daerah yang jauh tertinggal dan kurang mampu. Hal ini merupakan keadaan yang sangat menyedihkan. Banyak anak-anak yang kurang mampu, bersekolah sambil bekerja meskipun ia belum cukup umur. Mengapa bisa demikian?. Ya oleh sebab ia ingin mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan. Walaupun susah payah yang penting belajar pikirnya. Tetapi apakah anak-anak itu dapat berbuat demikian selamanya. Tentu tidakkan. Saya sebagai anak yang mempunyai hak yang sama, saya sangat merasa kasihan. Hak kami sebagai anak harus mendapatkan pendidikan yang layak dan semaksimalmungkin.

Didalam undang-undang telah diakui bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah akan membiayainya (pasal 31 ayat 1-2). Tetapi dalam penerapannya banyak anak-anak Indonesia yang putus sekolah akibat kurang biaya. Apakah biaya-biaya itu dikorupsikan?, Apakah diselewengkan?. Ini merupakan pendidikan yang bobrok. Anak-anak sudah sejak dini diajarkan untuk korupsi. Mau apa jadinya negara kita jika calon-calon pemimpinnya telah mendapatkan pendidikan korupsi sejak dini. Ini perlu perhatian yang lebih lanjut.

Untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik di Indonesia diperlukan dana yang cukup. Oleh sebab itulah tarap pendidikan di Indonesia sangat jauh tertinggal dibanding dengan negara-negara tetangga. Walaupun sakarang negara telah memberikan sebagian dana konvensasi dari BBM untuk pendidikan. Tatapi apakah dana itu akan sampai pada anak-anak yang benar-benar membutuhkannya. Kita tidak tahu tentunya. Tingginya biaya pendidikan membuat orang tua yang kurang mampu harus susah payah banting tulang untuk mendapatkan biaya pendidikan anaknya. Orang tua berusaha untuk memenuhi hak-hak anaknya dengan baik. Tetapi tidak disana saja, pendidikan harus diajarkan sejak dini mulai dari pendidikan moral sampai pendidikan rohani oleh orang tua. Apabila orang tua bekerja untuk mendapatkan biaya pendidikan anaknya, kapan lagi anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang perlu dari orang tuanya. Untuk itu, dari pihak lain sangatlah diperlukan pemerhatiannya.

Anak-anak merupakan citra bangsa. Karena anak-anaklah yang akan membangun Indonesia ini menjadi nagara yang terpandang dimata negara-negara tetangga. Kepintaran, kekreatifan, dan ide-ide cemerlang akan keluar dari citra-citra bangsa tersebut. Bukan malah korupsi, kebobrokan, dan kehancuran yang diciptakan, karena tidak adanya pendidikan yang baik yang diajarkan sejak dini. Hak untuk mendapatkan pendidikan yang baik sejak dini untuk anak-anak yang kurang mampu harus lebih diutamakan. Karena dari anak-anak yang bersemangat belajar itulah akan muncul citra-citra bangsa yang akan membangun negara ini menjadi negara yang lebih maju dari negara-negara lain.

Peningkatan tarap hidup masyarakat merupakan yang terpenting dalam pendidikan. Kebanyakan anak-anak menaungkan dirinya pada orang tuanya. Apabila orang tuanya tidak mampu maka sangat sulit bagi anak tersebut untuk mendapatkan pendidikan. Dan juga masalah korupsi dalam pendidikan juga harus dijauhkan dari anak-anak dalam penerimaan pendidikannya. Karena dari pendidikan yang bobrok itulah yang akan menghancurkan bangsa Indonesia ini. Dengan demikian hak-hak anak untuk mendapatkan pendidikan akan terpenuhi apabila semua pihak menyadari begitu pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

Demikinanlah, apabila hak-hak anak Indonesia terpenuhi, maka untuk membangun Indonesia yang lebih baik tidaklah akan sulit.

saya buat ketika saya kelas 6 SD.